DARI LAHAN 1 HEKTARE MENUJU 1.000 POLIBEK, KELOMPOK TANI MAKMUR SEJAHTERA DORONG KETAHANAN PANGAN

Table of Contents

DENIINDO, TASIKMALAYA – Memanfaatkan lahan sekitar 1 hektare, Kelompok Tani Makmur Sejahtera yang berlokasi di Kampung Pamijahan RW 07, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terus mengembangkan budidaya Cengek Mahkota Dompo.

Hingga saat ini, kelompok tani telah memiliki sekitar 2.000 polibek lebih yang digunakan untuk budidaya cengek. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 10.000 polibek.

Ketua Kelompok Tani Makmur Sejahtera, Santo Rahman, saat diwawancarai mengatakan penggunaan polibek merupakan salah satu strategi untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, terutama di tengah kondisi kemarau yang cukup panjang.

«“Kenapa kami menggunakan polibek, salah satu tujuannya untuk memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal. Apalagi sekarang kondisi kemarau cukup panjang. Dengan polibek, tanaman bisa ditata dan dikelola lebih terarah, sehingga lahan yang ada tetap bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif,” ujar Santo Rahman.»

Menurut Santo, lahan sekitar 1 hektare tersebut akan dikembangkan secara bertahap hingga mencapai target 10.000 polibek.


“Sekarang sudah ada sekitar 2.000 polibek lebih. Target kami 10.000 polibek. Tentunya untuk mencapai target tersebut perlu proses dan dukungan dari berbagai pihak,” katanya.

Berdayakan Warga Sekitar

Pengembangan budidaya Cengek Mahkota Dompo tersebut tidak hanya berorientasi pada produksi pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberdayakan masyarakat sekitar.

Para anggota Kelompok Tani Makmur Sejahtera berasal dari warga sekitar Kampung Pamijahan RW 07. Mereka dilibatkan dalam berbagai kegiatan pertanian, mulai dari persiapan, penanaman, pemeliharaan hingga pengembangan usaha tani.

“Anggota kelompok tani kami berasal dari warga sekitar. Tujuan kami bagaimana warga bisa diberdayakan melalui kegiatan yang produktif, sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat,” ungkap Santo.

Dukung Ketahanan Pangan

Santo menambahkan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat ikut mendorong ketahanan pangan dan kemandirian pangan di tingkat masyarakat.

“Kami ingin mulai dari lingkungan sendiri. Lahan yang ada kami manfaatkan, warga sekitar kami libatkan, dan hasil pertanian nantinya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangatnya tentu mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan swasembada pangan,” jelasnya.


Menurutnya, masyarakat dapat mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan dengan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia dan mengembangkan kegiatan pertanian secara produktif.

Harapkan Dorongan Dinas Terkait

Untuk mewujudkan target 10.000 polibek, Kelompok Tani Makmur Sejahtera berharap mendapatkan dorongan, pembinaan, pendampingan, serta dukungan sarana dan prasarana dari dinas terkait.

Santo berharap pemerintah melalui dinas yang membidangi sektor pertanian dapat memberikan perhatian terhadap kegiatan yang sedang dikembangkan kelompok.

“Kami sangat berharap ada dorongan dari dinas terkait, baik dalam bentuk pembinaan, pendampingan maupun dukungan sarana pertanian. Kami sudah mulai bergerak dengan kemampuan yang ada. Mudah-mudahan pemerintah bisa melihat potensi ini dan memberikan dukungan agar target 10.000 polibek bisa tercapai,” tuturnya.

Adapun sarana yang masih dibutuhkan antara lain benih atau bibit, pupuk, polibek, media tanam, sarana penyiraman, peralatan pertanian, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.

Kelompok juga berharap adanya pendampingan teknis dari tenaga penyuluh pertanian agar proses budidaya Cengek Mahkota Dompo dapat berjalan secara optimal, mulai dari penanaman, pemeliharaan hingga pemanenan.

Dengan memanfaatkan lahan sekitar 1 hektare dan melibatkan warga sekitar, Kelompok Tani Makmur Sejahtera berkomitmen mengembangkan budidaya Cengek Mahkota Dompo sebagai kegiatan pertanian produktif sekaligus bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Kampung Pamijahan RW 07, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

WARTAWAN PENULIS: REDI

Posting Komentar