PAC PDI PERJUANGAN KECAMATAN INDIHIANG GELAR DOA BERSAMA DAN SANTUNAN WARGA DALAM PERINGATAN HAUL BUNG KARNO

Table of Contents

Deniindo, Kota Tasikmalaya, 16 Juni 2026 – PAC PDI Perjuangan Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, menggelar kegiatan doa bersama untuk Bung Karno sekaligus santunan kepada masyarakat yang dilaksanakan di Sukamaju Kaler RW 08/02, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Doa Untuk Bung Karno dan santunan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Haul Bung Karno sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial dan pengabdian kepada rakyat.


Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Indihiang, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa peringatan Haul Bung Karno bukan hanya menjadi momentum mengenang sosok sang Proklamator, tetapi juga untuk meneladani semangat perjuangannya dalam membangun bangsa dan membela rakyat kecil.

"Nilai-nilai perjuangan Bung Karno harus terus dirawat melalui tindakan nyata. Salah satunya melalui kegiatan sosial dan kepedulian kepada masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kita ingin terus hadir dan bermanfaat bagi rakyat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, H. Dodo Rosada, S.H., M.H., menegaskan bahwa tema "Setialah Kepada Sumbermu" memiliki makna mendalam sebagai pengingat agar seluruh kader dan masyarakat tidak melupakan akar sejarah perjuangan bangsa.


"Tema ini mengajarkan kepada kita untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur yang diwariskan Bung Karno. Sumber kekuatan bangsa ini adalah rakyat. Karena itu, kader PDI Perjuangan harus selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka, dan memperjuangkan kepentingan rakyat," tegasnya.

Menurut Dodo Rosada, kegiatan doa bersama dan santunan yang dilaksanakan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Indihiang merupakan implementasi nyata dari ajaran Bung Karno yang menempatkan kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial sebagai landasan perjuangan.

"Bung Karno mengajarkan bahwa politik harus menjadi alat perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai perjuangan tersebut tetap hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dodo Rosada juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa sebagaimana yang selalu diyakini Bung Karno.

"Bung Karno pernah mengatakan, 'Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.' Kalimat ini bukan sekadar slogan, melainkan pesan besar bahwa pemuda adalah kekuatan perubahan dan masa depan bangsa. Karena itu, generasi muda harus memiliki semangat juang, keberanian, integritas, serta kepedulian terhadap masyarakat dan bangsanya," ujar Dodo Rosada.

Menurutnya, semangat perjuangan Bung Karno harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa yang besar. Pemuda harus menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai gotong royong, serta menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

"Jika kader memiliki semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan keberpihakan kepada rakyat, maka cita-cita para pendiri bangsa akan terus hidup. Inilah yang harus kita wariskan dalam setiap momentum peringatan Haul Bung Karno," lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh kader partai untuk menjadikan peringatan Haul Bung Karno sebagai momentum memperkuat semangat pengabdian, menjaga persatuan bangsa, serta terus bergerak bersama rakyat dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

"Semangat Bung Karno harus terus hidup dalam tindakan nyata. Selama kita setia kepada sumber perjuangan, yaitu rakyat, maka cita-cita Indonesia yang adil dan makmur akan terus dapat diperjuangkan. Mari kita jadikan Haul Bung Karno sebagai momentum memperkuat pengabdian dan terus bergerak bersama rakyat," pungkasnya.

Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting serta masyarakat sekitar tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Masyarakat menyambut positif kegiatan santunan dan doa bersama yang dinilai mampu mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Melalui peringatan Haul Bung Karno ini, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Indihiang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan mengamalkan ajaran Bung Karno dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, gotong royong, serta pengabdian kepada masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan tema "Doa Untuk Bung Karno Dan santunan sebagai wujud keberpihakan kepada kepentingan rakyat dan bangsa.

JURNALIS: REDI

Posting Komentar

Iklan