KEPALA BGN DICOPOT DARI JABATAN NYA
Table of Contents
DENIINDO - Pencopotan Dadan Hindayana dari kursi Kepala Badan Gizi Nasional membuat publik kembali mengingat sederet kontroversi yang pernah menyita perhatian nasional.Mulai dari anjuran minum susu 2 liter sehari hingga rencana membawa program MBG ke Arab Saudi.
Nama Dadan Hindayana kembali menjadi perbincangan setelah Presiden Prabowo Subianto mencopotnya dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Sebelum pergantian tersebut, Dadan beberapa kali menjadi sorotan publik akibat sejumlah pernyataan dan kebijakan yang memicu perdebatan di media sosial.
Salah satu yang paling ramai dibahas adalah pernyataannya mengenai konsumsi susu hingga dua liter per hari. Saat itu Dadan mengaitkan kebiasaan tersebut dengan pertumbuhan tinggi badan kedua anaknya.
Pernyataan itu langsung menuai beragam respons karena dianggap kurang memperhatikan kondisi ekonomi sebagian masyarakat yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Tak hanya itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintah juga beberapa kali menjadi sorotan. Sejumlah kasus dugaan keracunan makanan di berbagai daerah memunculkan pertanyaan publik mengenai sistem pengawasan dan kualitas makanan yang disalurkan.
Kontroversi lain muncul ketika program MBG tetap dijalankan selama Ramadan. Di media sosial, sejumlah menu yang dibagikan kepada siswa menjadi viral karena dinilai terlalu sederhana dibanding ekspektasi masyarakat.
Belum reda polemik tersebut, Dadan kembali menjadi perhatian setelah mengungkapkan rencana perluasan program MBG ke sekolah Indonesia di Jeddah, Arab Saudi.
Rencana itu memancing perdebatan karena sebagian masyarakat menilai masih banyak persoalan gizi di dalam negeri yang perlu diselesaikan terlebih dahulu.
Kini, setelah resmi dicopot dari jabatannya, berbagai pernyataan dan kebijakan Dadan kembali menjadi bahan diskusi publik dan ramai dibahas di berbagai platform media sosial.
Posting Komentar